https://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/issue/feedJurnal Pengabdian Masyarakat Nauli2026-07-04T08:33:16+00:00Jonson ManurungMarcha.institute@gmail.comOpen Journal Systems<p>Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, kuliah kerja nyata (KKN), teknologi tepat guna, model atau konsep dan atau implementasi lainnya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli diterbitkan oleh Marq & Cha Institute, secara periodik 2 kali dalam setahun, yakni bulan Juni dan Desember. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli ini diterbitkan melalui proses peer-reviewed oleh para pakar dari berbagai institusi dan berbagai bidang ilmu.</p>https://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/350Optimalisasi Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi Melalui Penyuluhan Kesehatan dan Pelatihan Pembuatan Teh Celup Herbal Berbasis Potensi Lokal di Desa Muaratais III, Kec. Angkola Muaratais, Kab. Tapanuli Selatan2026-06-03T01:42:40+00:00Fadila AfrianiFadilaafriani1@gmail.comNur Eliza LubisLubis.nur@gmail.comMhd Aulia HasanHasan.aulia@gmail.comMeta MelaniMelani.meta@gmail.comSefrianti AshariAshari.sefrianti@gmail.comSofwatun NadiaNadia.sofwatun@gmail.com<p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang sangat serius karena dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan berbagai komplikasi berbahaya lainnya. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko serta upaya pencegahan dini menjadi salah satu pemicu utama tingginya angka kejadian hipertensi di tingkat komunitas, sehingga kegiatan pengabdian ini diinisiasi di Desa Muaratais III dengan menyasar 20 orang lansia untuk mendongkrak pemahaman kesehatan sekaligus membekali mereka dengan keterampilan praktis dalam pembuatan teh celup herbal berbahan daun kelor sebagai alternatif minuman sehat penurun tekanan darah. Metode yang diterapkan meliputi kombinasi antara penyuluhan kesehatan lewat ceramah interaktif serta pelatihan pembuatan teh celup melalui demonstrasi dan praktik langsung yang mencakup materi pengertian, faktor risiko, gejala klinis, hingga langkah pengendalian hipertensi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya lonjakan pemahaman peserta yang signifikan mengenai pentingnya penerapan pola hidup sehat secara konsisten, di mana para lansia kini telah mampu mempraktikkan pengolahan teh herbal berbahan daun kelor, jahe, sereh, dan kayu manis secara mandiri. Melalui keberlanjutan program ini, kesadaran jemaah lansia dalam mengontrol tekanan darah diharapkan dapat terus meningkat sekaligus mampu mengoptimalkan potensi pemanfaatan sumber daya lokal menjadi produk kesehatan terjangkau yang bernilai guna tinggi.</p>2026-06-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Naulihttps://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/340Problematika Yang Dialami Pada Masa Lansia di Desa Ujung Teran Kabupaten Langkat2026-05-31T10:27:41+00:00Purbatua Manurungpurbatuamanurung@uinsu.ac.idAzra Liwani Bazla S. MelialaMeliala.ra@gmail.comNadya Az-zahraAzzahra@gmail.comSwaibah Aslamiah LubisLubis.swaibah@gmail.comYuda PrastyaPrastya.yuda@gmail.com<p>Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dialami lansia di Desa Ujung Teran, Kabupaten Langkat, terutama pada aspek sosial, ekonomi, dan kesehatan. Lansia rentan mengalami penurunan kondisi fisik, keterbatasan ekonomi, serta berkurangnya interaksi sosial yang berdampak pada kualitas hidup mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi kehidupan lansia serta memperkuat dukungan sosial dan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan lansia. Kegiatan pengabdian melibatkan 30 orang lansia sebagai partisipan utama yang dipilih melalui pendataan bersama perangkat desa dan kader posyandu lansia. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, serta intervensi berupa pendampingan komunitas, penyuluhan kesehatan dasar, penguatan kegiatan posyandu lansia, dan pengajian rutin. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan keluarga lansia, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% lansia masih aktif mengikuti kegiatan sosial dan keagamaan yang berkontribusi pada peningkatan interaksi sosial. Dari aspek ekonomi, 60% lansia bergantung pada keluarga dan bantuan sosial, sedangkan lainnya masih memiliki penghasilan dari hasil kebun. Dari aspek kesehatan, sebagian besar lansia mengalami penurunan fisik seperti hipertensi dan keterbatasan mobilitas, namun pendampingan meningkatkan kesadaran kesehatan dan kepatuhan pemeriksaan rutin hingga 70%. Dukungan keluarga dan lingkungan sosial berperan penting dalam meningkatkan kemampuan adaptasi lansia. Dengan demikian, kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesejahteraan lansia melalui penguatan aspek sosial, kesehatan, dan dukungan ekonomi keluarga.</p>2026-06-18T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Naulihttps://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/376Gangguan Mental Emosional Pada Remaja melalui Edukasi dan Deteksi Dini Kesehatan Mental di SMA Antang Makassar2026-07-04T08:33:16+00:00M. Agus Jabiragusjabirmuhammad@gmail.com<p>Gangguan mental emosional pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat, termasuk di Indonesia. Masa remaja sebagai periode transisi biologis, psikologis, sosial, dan emosional menyebabkan remaja rentan mengalami stres, kecemasan, depresi, serta masalah penyesuaian diri. Rendahnya literasi kesehatan mental mengakibatkan banyak remaja belum mampu mengenali gejala awal sehingga terlambat memperoleh pertolongan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa tentang kesehatan mental, mengenalkan tanda dan gejala gangguan mental emosional, serta melakukan deteksi dini menggunakan instrumen skrining sederhana. Kegiatan dilaksanakan di SMA Antang Makassar pada September 2026 dengan melibatkan 60 siswa kelas X dan XI. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, pemutaran video edukasi, simulasi manajemen stres, latihan relaksasi napas dalam, skrining menggunakan Self Reporting Questionnaire (SRQ-20), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 58,3 menjadi 88,1 setelah edukasi. Hasil skrining menunjukkan sebagian besar peserta tidak berisiko mengalami gangguan mental emosional, sementara beberapa peserta memerlukan tindak lanjut berupa konseling. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kemampuan mengenali gejala stres, kecemasan, dan depresi ringan serta memahami langkah awal untuk memperoleh bantuan profesional. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan mental yang dipadukan dengan deteksi dini efektif meningkatkan literasi kesehatan mental remaja dan mendorong perilaku positif dalam menjaga kesehatan psikologis. Program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi sekolah, puskesmas, guru, orang tua, dan tenaga kesehatan.</p>2026-07-04T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Naulihttps://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/348Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Alternatif Pengobatan Mandiri Desa Sorimanaon2026-06-03T01:38:15+00:00Tina Andiskatinaandiska2@gmail.comDebora salom SinagaSinaga.debora@gmail.comDesi RonauliRonauli.desi@gmail.comMuhammad Neisky MeilandriMeilandri.muhammad@gmail.comWinda FebriantiFebrianti.winda@gmail.comZeti Dwi FadilaFadila.zeti@gmail.com<p>TOGA (Tanaman Obat Keluarga) merupakan jenis tanaman pilihan yang berkhasiat sebagai obat dengan perawatan yang mudah dan biaya relatif murah. TOGA menjadi alternatif obat keluarga yang aman karena jarang menimbulkan efek samping, mudah diolah dandikonsumsi untuk pertolongan pertama pada kasus penyakit ringan seperti demam, batuk, atau membantu menjaga stamina. Keberadaan TOGA di lingkungan rumah menjadi sangat penting. Tujuan dari pengabdian ini yaitu memberikan penyuluhan mengenai pemanfaatan TOGA sebagai alternatif pengobatan mandiri dan untuk memberikan informasi mengenai penyakit artritis yang dapat diobati menggunakan TOGA kepada masyarakat Desa Sorimanaon Kelurahan Nusukan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan memberikan penyuluhan, pelatihan, serta pemberian bibit pohon TOGA untuk ditanam. Target mitra yaitu kelompok ibu-ibu rumah tangga di Wilayah Desa Sorimanoan. Hasil pengembangan kegiatan di Desa Sorimanoan dapat meningkatkan motivasi ibu-ibu rumah tangga yang datang untuk lebih memanfaatkan TOGA sebagai pengobatan, meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai artritis dan bahan-bahan alamiah yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri artritis.</p>2026-06-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Naulihttps://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/371Belajar Sains Itu Seru: Menumbuhkan Minat Dan Literasi Sains Siswa Melalui Pembelajaran Interaktif 2026-07-01T04:53:35+00:00Nining Sariyyahirnaada427@gmail.comKarolina AdaAda.karolina@gmail.comOswaldus Lalongdusoswal9@gmail.com<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Belajar Sains Itu Seru” dilaksanakan di SDK 010 Paga sebagai upaya menumbuhkan minat dan literasi sains siswa sekolah dasar melalui pembelajaran interaktif. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep-konsep sains dasar yang meliputi energi alternatif, energi dan perubahannya, serta cahaya, sekaligus memberikan pengalaman belajar melalui percobaan sederhana tentang gaya dan gerak serta gelombang bunyi. Subjek kegiatan adalah siswa kelas III dan IV SDK 010 Paga. Metode yang digunakan berupa pembelajaran partisipatif melalui pemaparan materi, penayangan video edukatif, ice breaking, demonstrasi percobaan sederhana, dan sesi tanya jawab. Door prize diberikan kepada siswa yang aktif bertanya dan menjawab. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua tahap, yaitu penyampaian materi dan pelaksanaan percobaan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berpartisipasi dalam setiap sesi. Siswa mampu memahami konsep dasar energi alternatif, energi dan perubahannya, serta cahaya dengan lebih baik melalui media video dan penjelasan interaktif. Selain itu, percobaan sederhana mengenai gaya dan gerak serta gelombang bunyi membantu siswa memahami konsep sains secara lebih konkret. Kegiatan ini juga meningkatkan keberanian siswa dalam bertanya, menjawab pertanyaan, dan bekerja sama dalam kelompok. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil menciptakan pengalaman belajar sains yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa.</p>2026-07-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Naulihttps://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/346Kegiatan Senam Lansia Sebagai Upaya Pengendalian Hipertensi di Desa Sipangko Kabupaten Tapanuli Selatan2026-06-03T01:30:02+00:00Nur Azizah Panenura97654@gmail.comMerta Julianamertajuliana17@gmail.comRizki Anita Siregarrizkianita26262@gmail.comKaila Salsabillakailasalsabilaa@gmail.comAlyani Lubisalyanilubis@gmail.comEnita Novita Tambanovitaenita9@gmail.comNur Holija Harahapnurholijahharahapp@gmail.com<p>Hipertensi merupakan penyakit yang sering dialami lansia dan memerlukan penanganan nonfarmakologis secara rutin. Mahasiswa KKN Universitas Aufa Royhan melaksanakan program senam lansia di Desa Sipangko sebagai upaya promotif dan preventif untuk membantu menjaga tekanan darah dan kebugaran tubuh lansia. Kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan, senam lansia bersama, serta edukasi mengenai hipertensi. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman lansia tentang pola hidup sehat, meningkatnya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan kesehatan, serta memberikan efek positif terhadap kondisi fisik dan psikologis lansia. Program senam lansia ini dinilai efektif dalam membantu menjaga kesehatan dan kebugaran lansia di Desa Sipangko.</p>2026-06-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Naulihttps://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/359Penguatan Kesiapan Kredit UMKM melalui Pengembangan Early Warning System Kesehatan Keuangan2026-06-18T18:02:06+00:00Erliana ErlianaErliana.erli@gmail.comNapisah Napisahdosen02500@unpam.ac.idFina FitriyanaFitriyana.fina@gmail.com<p>UMKM memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi, namun masih menghadapi permasalahan pengelolaan keuangan yang berdampak pada rendahnya kesiapan memperoleh akses pembiayaan formal. Kondisi tersebut juga ditemukan pada UMKM JAWARA Bojongsari Kota Depok, dimana sebagian pelaku usaha belum melakukan pencatatan transaksi secara sistematis, belum memisahkan keuangan usaha dan pribadi, serta belum memiliki alat ukur kesehatan keuangan usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesiapan kredit melalui pengembangan dan validasi Early Warning System (EWS) kesehatan keuangan UMKM berbasis rasio keuangan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan pendampingan melalui tahapan observasi, penyampaian materi, simulasi penggunaan instrumen EWS, pendampingan, dan evaluasi hasil. Kegiatan melibatkan 26 pelaku UMKM sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa instrumen EWS mampu membantu peserta melakukan identifikasi kondisi usaha secara lebih terstruktur. Rekapitulasi hasil menunjukkan sebanyak 23% peserta berada pada kategori sehat, 58% kategori cukup sehat, dan 19% kategori perlu pendampingan. Kegiatan ini juga mendorong peningkatan pemahaman pengelolaan keuangan dan kesiapan memperoleh akses pembiayaan secara lebih berkelanjutan.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Naulihttps://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/344Inovasi Pembuatan Tong Sampah Berbahan Semen Untuk Mendorong Perilaku Peduli Kebersihan Lingkungan Di Masjid Miftahul Jannah Desa Muaratais 1 Kabupaten Tapanuli Selatan2026-06-03T01:16:42+00:00Wapiq Azizahwapiaazizah@gmail.comAmanda Triaamanda.tria.hrj@gmail.comBella AmaliaAmalia.bella@gmail.comRiffki SakinahSakinah.riffki@gmail.comMuhammad IqbalIqbal.muhammad@gmail.comMuhammad FahriFahri.muhammad@gmail.com<p>Kebersihan lingkungan merupakan faktor fundamental dalam menciptakan area yang sehat, bersih, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat. Di Desa Muara Tais 1, keterbatasan sarana pembuangan limbah yang memadai sering kali memicu kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan, khususnya di area fasilitas umum seperti tempat ibadah. Berangkat dari permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini diinisiasi dengan tujuan utama untuk meningkatkan ketersediaan sarana kebersihan sekaligus mendongkrak kepedulian warga sekitar melalui pembuatan tong sampah permanen berbahan dasar semen di Masjid Miftahul Jannah. Program ini dilaksanakan pada hari Senin, 25 Mei 2026, dengan menggerakkan kolaborasi aktif antara 18 mahasiswa KKN dan masyarakat setempat melalui tahapan observasi lapangan, persiapan alat, proses cetak, hingga penempatan strategis di area luar masjid. Hasil nyata dari program ini menunjukkan bahwa keberadaan fasilitas baru tersebut berhasil menyediakan wadah pembuangan yang jauh lebih layak serta memicu perubahan perilaku positif warga untuk membuang sampah pada tempatnya. Efek jangka panjangnya, lingkungan Masjid Miftahul Jannah kini bertransformasi menjadi jauh lebih bersih, rapi, estetis, dan kondusif untuk mendukung kekhusyukan seluruh aktivitas ibadah keagamaan harian.</p>2026-06-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Naulihttps://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/352Penyuluhan Dan Pelatihan Pembuatan Jamu Serbuk Dari Jahe Merah Di Desa Pangaribuan Kecamatan Angkola Muara Tais2026-06-03T16:26:29+00:00Samroana Harahapsamroanahrp@gmail.comMely Amanda HasibuanHasibuan.mely@gmail.comRosmantili LumbangaolLumbangaol.rosmantili@gmail.comYusnainiYusnaini@gmail.comSiti HardiniHardini.siti@gmail.com<p>Jahe merah merupakan tanaman herbal yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional karena mengandung senyawa aktif seperti gingerol, shogaol, dan minyak atsiri yang bermanfaat bagi kesehatan. Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan kondisi fisik sehingga membutuhkan asupan minuman kesehatan yang aman dan praktis. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan jamu serbuk jahe merah sebagai alternatif minuman kesehatan bagi lansia. Produk dibuat menggunakan bahan utama jahe merah, gula, dan kayu manis melalui proses penghalusan, penyaringan, pemanasan, dan kristalisasi hingga menjadi serbuk instan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memahami proses pembuatan produk dan mengetahui manfaat jahe merah bagi kesehatan lansia.</p>2026-06-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Naulihttps://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/342Penyuluhan Pembentukan Karakter Siaga Bencana di Desa Basilam Baru, Kecamatan Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan2026-06-02T15:32:16+00:00Willy Frederik Sinagahalimahnurray06@gmail.comGunawan Syahputra SiahaanSiahaan.gunawan@gmail.comMhd. Rangga Satria DlthDlth.rangga@gmail.comNova Apriani DalimuntheDalimunthe.nova@gmail.comMasdewi DalimuntheDalimunthe.masdewi@gmail.com<p>Desa Basilam Baru, Kecamatan Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan daerah yang memiliki potensi risiko bencana alam, namun sebagian besar masyarakatnya belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menghadapi situasi darurat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui penyuluhan pembentukan karakter siaga bencana. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan di balai desa, simulasi evakuasi, pembentukan Tim Siaga Bencana Desa bersama Naposo Nauli Bulung (NNB), serta pemasangan papan informasi jalur evakuasi. Kegiatan dihadiri oleh ± 10 peserta dari berbagai kalangan masyarakat. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang jenis-jenis bencana, prosedur evakuasi, dan pentingnya kesiapsiagaan bencana di tingkat desa. Capaian signifikan dari program ini adalah terbentuknya kesepakatan awal pembentukan Tim Siaga Bencana Desa Basilam Baru sebagai langkah nyata dalam memperkuat ketangguhan komunitas.</p>2026-06-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Naulihttps://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/349Pengendalian Tekanan Darah Dengan Black Garlic Pada Pasien Hipertensi Di Desa Muara Purba Nauli Kecamatan Angkola Muara Tais Kabupaten Tapanuli Selatan 20262026-06-03T01:40:07+00:00Minta Ito Ritongamintaitoritonga01@gmail.comRizki Maimunah Lubis Lubis.rizki@gmail.comReski Maulidiyah Maulidiyah.reski@gmail.comIdo Zannuba Lubis Lubis.ido@gmail.comAdli Zil Ikrom BatubaraBatubara.adli@gmail.com<p>Penyakit jantung dan pembuluh darah merupakan masalah kesehatan utama di dunia. Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling banyak diderita oleh masyarakat. Upaya pengendalian dan pengobatan hipertensi sangat penting supaya tidak terjadi komplikasi. Pengendalian hipertensi bisa dilakukan dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Salah satu terapi non farmakologi yaitu adalah terapi black garlic varian bawang. Black garlic merupakan bawang putih yang telah melalui proses fermentasi sehingga memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan bawang putih biasa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengendalian tekanan darah menggunakan black garlic sebagai terapi pendamping pada pasien hipertensi. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan, diskusi, tanya jawab, serta pemeriksaan tekanan darah sebelum dan sesudah edukasi. Sasaran kegiatan adalah pasien hipertensi di Desa Muara Purba Nauli Kecamatan Angkola Muara Tais Kabupaten Tapanuli Selatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai hipertensi, faktor risiko, serta manfaat black garlic dalam membantu mengendalikan tekanan darah. Penyuluhan kesehatan dapat menjadi salah satu strategi promotif dan preventif untuk meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi.</p>2026-06-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Naulihttps://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/374Kampanye Komunikasi Non Komersial sebagai Penguatan Hukum Lingkungan melalui Aksi Penerapan Teknologi Biopori di Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem2026-07-02T15:42:13+00:00Ni Putu Sinta Dewisintadewi1@universitasbumigora.ac.idIstin Fitriana AzizaAziza.istin@gmail.comMuhammad FathoniFathoni.mhd@gmail.comNi Ketut Putri Nila SudewiSudewi.ketut@gmail.comI Gede Anjas KharismanataKharismanata.gede@gmai.comI Made Agus ArtanaArtana.agus@gmail.com<p>Krisis ketersediaan air tanah dan menumpuknya sampah organik rumah tangga merupakan dua persoalan lingkungan yang saling berkaitan dan tidak dapat dilepaskan dari perhatian di tingkat desa. Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, menghadapi tantangan akibat rendahnya daya resap tanah terhadap air hujan serta minimnya pengelolaan sampah organik rumah tangga secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran hukum lingkungan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, melalui kampanye komunikasi non komersial yang mengintegrasikan penerapan teknologi biopori sebagai solusi teknis atas kedua persoalan tersebut. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi partisipatif, pelatihan praktik pembuatan lubang resapan biopori, serta pendampingan komunikasi kreatif berbasis media sederhana yang dirancang bersama pemuda desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap dasar hukum pengelolaan lingkungan, tumbuhnya partisipasi aktif ibu ibu PKK dalam pembuatan biopori di lingkungan rumah tangga, serta terbentuknya pola komunikasi lintas generasi antara pemuda dan kelompok PKK dalam mendukung keberlanjutan program. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa kampanye komunikasi non komersial dapat menjadi jembatan efektif antara regulasi lingkungan dan praktik konkret di tingkat rumah tangga, sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan sosial desa dalam konservasi air tanah dan pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan.</p>2026-07-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Naulihttps://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/347Gerakan Peduli Sampah Berbasis Komunitas: Studi Kasus Program KKN Di Desa Pasir Matogu, Kecamatan Angkola Muara Tais,Tapanuli Selatan2026-06-03T01:35:43+00:00Himpun HarahapHarahap.himpun@gmail.comReni TambunanTambunan.reni@gmail.comDesti Ananta PohanPohan.desti@gmail.comIsra Aminah LubisLubis.isra@gmail.comDira PuspitaPuspita.dira@gmail.comZahra SalsabilaSalsabila.zahra@gmail.com<p>Gerakan peduli sampah merupakan salah satu upaya strategis dalam mengatasi persoalan pengelolaan sampah di lingkungan perdesaan yang belum terkelola secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program gerakan peduli sampah yang dilaksanakan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pasir Matogu, Kecamatan Muara Tais, Kota Padang Sidimpuan. Program yang dilaksanakan meliputi pembersihan lingkungan, pembentukan bank sampah, serta pemasangan papan informasi kebersihan. Metode yang digunakan adalah participatory action research (PAR) dengan melibatkan mahasiswa dan masyarakat secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah, terbentuknya unit bank sampah desa, serta tersedianya media informasi lingkungan yang informatif. Gerakan ini memperkuat nilai gotong royong dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kajian ini sejalan dengan berbagai penelitian terkini yang menegaskan pentingnya pendekatan berbasis komunitas dalam pengelolaan sampah di Indonesia.</p>2026-06-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Naulihttps://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/366PERI-CARE : Pemberdayaan Ibu Hamil Trimester III melalui Edukasi dan Pelatihan Pijat Perineum untuk Mencegah Ruptur Perineum2026-06-26T06:52:10+00:00Bima SuryantaraBima.suryantara@gmail.comMia Dwi AgustinAgustin.mia@gmail.comRiyantika RiyantikaRiyantika.tika@gmail.com<p>Ruptur perineum merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada persalinan pervaginam dan dapat menimbulkan nyeri, perdarahan, infeksi, serta menurunkan kualitas hidup ibu pada masa nifas. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai upaya pencegahan ruptur perineum menyebabkan perlunya edukasi dan pelatihan yang tepat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil trimester III melalui edukasi dan pelatihan pijat perineum sebagai upaya pencegahan ruptur perineum. Program PERI CARE dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Dukuhseti, Kabupaten Pati dengan melibatkan 25 ibu hamil trimester III. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi teknik pijat perineum menggunakan model anatomi, praktik langsung (redemonstrasi), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 62,4 meningkat menjadi 87,6 pada post-test. Persentase peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 20% menjadi 88%, sedangkan kategori pengetahuan kurang menurun dari 32% menjadi 0%. Selain itu, sebanyak 88% peserta mampu melakukan teknik pijat perineum secara mandiri sesuai prosedur yang telah diajarkan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan pelatihan pijat perineum efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil trimester III. Program PERI CARE dapat menjadi salah satu upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesiapan persalinan serta mendukung pencegahan ruptur perineum</p>2026-06-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Naulihttps://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/345Peningkatan Kesadaran Orangtua dan Lansia Terhadap Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Secara Berkala Untuk Mewujudkan Kualitas Hidup yang Lebih Baik Desa Janji Mauli MT Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan2026-06-03T01:28:16+00:00Wiani Mayka Lupantrimayka9257@gmail.comTasya Prasiskatasyaprasiska14@gmail.comElsa Monichaelsamonicha3101@gmail.comKhoirunnisaKdin59449@gmail.comGusti Randa Harahapgustirandaharahap503@gmail.com<p>Kuliah Kerja Nyata Universitas Aufa Royhan merupakan wujud nyata dari tugas mahasiswa untuk memenuhi tugas wajib dari kampus dengan dosen pembimbing kuliah kerja nyata. Melalui kegiatan KKN di Desa Janji Mauli Mt, maka terjadi interaksi antara mahasiswa dengan masyarakat sebagai wujud pengabdian masyarakat. Tujuan dari kegiatan yang dilakukan di Janji Mauli MT ini adalah sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada warga Desa Janji Mauli MT dan sebagai program kerja yang telah di sepakati secara Bersama, Hasil yang dicapai dari keseluruhan Program KKN diantaranya kegiatan posyandu balita dan Lansia yang dilaksanakan di setiap dusun di Desa Janji Mauli MT sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Posyandu merupakan upaya pemerintah untuk menyediakan pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti Lansia dan balita. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah rentannya Lansia terkena Kadar Gula Darah tinggi, kolestrol dan asam Urat serta Posyandu balita dilaksanakan dengan kegiatan berupa pengukuran berat badan, tinggi badan dan lingkar Kepala. Kegiatan bertempat di Posyandu, Desa Janji Mauli MT.</p>2026-06-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Naulihttps://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/355Peningkatan Kesadaran Dan Implementasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Siswa Sekolah Dasar Di Desa Muaratais Ii Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 20262026-06-04T12:28:33+00:00Juli Sapitrijulisapitri980@gmail.comRiantiRianti@gmail.comYuliana TresiaTresia.yuliana@gmail.comUswatun KarimahKarimah.uswatun@gmail.comNur BaitiBaiti.nur@gmail.comNuryani PatmaPatma.nuryani@gmail.com<p>Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) memiliki peran krusial dalam meningkatkan derajat kesehatan, khususnya pada anak usia sekolah dasar yang berada pada tahap pembentukan kebiasaan. Namun, rendahnya tingkat kesadaran dan belum optimalnya penerapan PHBS masih menjadi permasalahan yang umum dijumpai di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas intervensi penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terkait PHBS. Kegiatan intervensi dilaksanakan pada 68 siswa kelas 1 hingga 5 di SD Negeri 101509 Desa Muaratais II. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan terstruktur, diskusi interaktif, serta demonstrasi praktik PHBS, khususnya teknik mencuci tangan yang benar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi serta evaluasi terhadap respon siswa sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta peningkatan kemampuan dalam menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, siswa juga menunjukkan partisipasi yang lebih aktif selama kegiatan berlangsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan edukatif yang bersifat partisipatif dan aplikatif efektif dalam mendorong perubahan perilaku pada siswa sekolah dasar. Dengan demikian, penguatan edukasi PHBS di tingkat sekolah dasar menjadi langkah strategis dalam membentuk kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.</p>2026-06-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Naulihttps://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/343Membangun Masyarakat Tangguh Banjir Melalui Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana Dan Penyelmatan Diri Berbasis Komunitas Di Desa Pargumbangan Tapanuli Selatan2026-06-03T01:12:08+00:00Putri Amandaputriamandapulungan@gmail.comPitri Handani HasibuanHasibuan.pitri@gmail.comNur Anisa DelauDelau.nur@gmail.comLily AzhariAzhari.lily@gmail.comRizki Paulina LubisLubis.rizki@gmail.comMaulana Iskandar MudaMuda.maulana@gmail.com<p>Banjir merupakan bencana tahunan yang kerap menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat, baik secara material maupun korban jiwa. Guna meminimalkan dampak tersebut, kegiatan pelatihan pengurangan risiko dan penyelamatan diri dari banjir dilaksanakan di Desa Pargumbangan, Kecamatan Angkola Muaratais, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman secara efektif. Metode yang digunakan menggabungkan penyuluhan teori mengenai pemetaan risiko dan simulasi evakuasi langsung di lapangan guna melatih respons psikomotorik warga saat situasi darurat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kapasitas komunitas yang signifikan, di mana masyarakat menjadi lebih memahami langkah mitigasi praktis, tanda awal bencana, serta prosedur penyelamatan diri yang aman. Melalui keterlibatan aktif seluruh elemen warga, kegiatan ini diharapkan dapat membangun kemandirian jangka panjang, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mengurangi risiko korban dan kerugian akibat banjir secara berkelanjutan di masa mendatang.</p>2026-06-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli