Pelatihan English for Tourism bagi Pelaku UMKM di Kawasan Wisata Kota Medan untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi dengan Wisatawan Mancanegara
DOI:
https://doi.org/10.35335/nauli.v4i1.402Keywords:
English for Tourism, pelatihan, UMKM, komunikasi bahasa Inggris, pariwisataAbstract
Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris menjadi kompetensi penting bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan wisata untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada wisatawan mancanegara. Namun, pelaku UMKM di kawasan wisata Kesawan City Walk, Kota Medan, masih menghadapi keterbatasan dalam menggunakan bahasa Inggris praktis saat melayani pelanggan asing. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris pelaku UMKM melalui pelatihan English for Tourism. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning yang meliputi analisis kebutuhan, penyusunan modul, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 25 pelaku UMKM dengan metode pembelajaran berupa ceramah interaktif, diskusi, simulasi (role play), praktik percakapan, serta pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan sebagai media latihan mandiri. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi, dan angket kepuasan peserta. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 58,4 menjadi 84,7 atau naik sebesar 26,3 poin. Tingkat kepuasan peserta mencapai 94%, disertai peningkatan kepercayaan diri dalam menyapa wisatawan, menjelaskan produk, memberikan informasi harga, dan menjawab pertanyaan dalam bahasa Inggris sederhana. Pelatihan English for Tourism terbukti efektif meningkatkan kompetensi komunikasi pelaku UMKM serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan wisata dan daya saing UMKM di Kota Medan.
References
Matitaputty, M. S. I., & Leatemia, M. (2025). Pengembangan English for Tourism pada program destinasi pariwisata: Perspektif English for Specific Purposes dan implikasi pedagogis. SCHOLARS: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 3(2), 113–120. https://doi.org/10.31959/js.v3i2.3866
Menggo, S., Su, Y. R., & Taopan, R. A. (2022). Pelatihan bahasa Inggris pariwisata di Desa Wisata Meler. Jurnal Widya Laksana, 11(1), 85–97. https://doi.org/10.23887/jwl.v11i1.34908
Pattipeilohy, V., Gomies, S. J., Sandanafu, S. P., & Tousalwa, C. (2025). Pelatihan penggunaan bahasa Inggris pariwisata (English for Tourism) bagi pemuda, pelaku UMKM dan aparatur Desa Wisata Rutong, Kota Ambon. Journal of Human and Education (JAHE), 5(2), 212–216. https://doi.org/10.31004/jh.v5i2.2364
Permatasari, I. D., Suja'i, A. Y. I., & Sunaryo, H. (2025). Pelatihan peningkatan kemampuan bahasa Inggris dalam upaya pengembangan wisata di Kota Wisata Batu. Jurnal SOLMA, 14(1), 703–714. https://doi.org/10.22236/solma.v14i1.17823
Rahadi, I., Nursaly, B. R., Handini, B. S., & Murcahyanto, H. (2021). Penguasaan bahasa Inggris masyarakat dan partisipasinya dalam pengembangan desa wisata. Journal of Education and Instruction (JOEAI), 4(2), 486–494. https://doi.org/10.31539/joeai.v4i2.2827
Rejeki, S., & Swetasurya, N. M. W. (2023). A need analysis for local culture in English for Tour Guide ESP materials in Bogor Regency. Proceedings of the International Conference on Academia-Based Tourism Revival 2022, 137–147. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-028-2_13
Romadlon, F. N., Rismiyanto, Syafei, M., Suryani, F. B., & Rusiana. (2024). Pelatihan English for Tourism berbasis role play dan communication games untuk Paguyuban Duta Kabupaten Kudus, Saka Pariwisata Kwarcab Kudus dan staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus. Jurnal Muria Pengabdian Masyarakat, 1(2), 157–164. https://doi.org/10.24176/jmpm.v1i2.13179
Rompas, M. D., Indriyanto, M. N., & Towoliu, B. I. (2025). Pelatihan Basic English for Tourism bagi pengelola UMKM kuliner dan homestay di Desa Wisata Budo, Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Abdi Anjani, 3(2), 376–382. https://doi.org/10.29303/anjani.v3i2.2676
Wahyuningtyas, D., Asih, R. A., Endriana, F., Windiarti, K. R., & Mafruudloh, N. (2022). English for Tour Guide program to improve English skills of tour guides in Trenggalek tourist villages. Journal of Community Service and Empowerment, 3(3), 149–155. https://doi.org/10.22219/jcse.v3i3.22542
Wahyuningtyas, D., Sumarno, W. K., Asih, R. A., Endriana, F., Windiarti, K. R., & Mafruudloh, N. (2022). An analysis of the English speaking and writing skill level of tour guides in Trenggalek's tourist villages. Journey: Journal of English Language and Pedagogy, 5(2), 293–303. https://doi.org/10.33503/journey.v5i2.2079
Wahyuningtyas, D., Diana, L., Maharani, D. S. D., Yurenaudia, A., & Indriastuti, Y. (2023). Mapping the levels of English storytelling of tour guides in Jajar Gumregah Tourist Village Trenggalek. Journey: Journal of English Language and Pedagogy, 6(3), 566–573. https://doi.org/10.33503/journey.v6i3.3437
Wardani, C. S., Kautsar, M. T., Lutfia, D., & Sungkono, S. L. L. (2022). Pelatihan English for Tourism guna peningkatan interaksi sosial dan self-confidence bagi komunitas pariwisata. Altruis: Journal of Community Services, 3(3), 69–75. https://doi.org/10.22219/altruis.v3i3.22763
Wardhani, D. T. M. (2022). Pelatihan dan pendampingan English for Tour Guide pada program pendidikan kecakapan kerja di Kabupaten Situbondo. Jurnal Abdi Panca Marga, 2(2), 18–21. https://doi.org/10.51747/abdipancamarga.v2i2.849
Widhiastuty, N. L. P. S., & Murdana, I. K. (2023). A need analysis on English for local tour guides at Taro Tourism Village in Gianyar Regency, Bali. Jurnal Kepariwisataan, 22(2), 133–138. https://doi.org/10.52352/jpar.v22i2.1041
Yuliana, N., & Hidayat, A. (2023). Penguatan kemampuan komunikasi bahasa Inggris bagi pelaku UMKM dalam mendukung pengembangan desa wisata. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(4), 215–223. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.2023.3.4.215
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli is licensed under a