Penguatan Kesiapan Kredit UMKM melalui Pengembangan Early Warning System Kesehatan Keuangan
DOI:
https://doi.org/10.35335/nauli.v5i1.359Keywords:
Early Warning System, Kesehatan Keuangan, UMKM, Kesiapan Kredit, Pengabdian MasyarakatAbstract
UMKM memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi, namun masih menghadapi permasalahan pengelolaan keuangan yang berdampak pada rendahnya kesiapan memperoleh akses pembiayaan formal. Kondisi tersebut juga ditemukan pada UMKM JAWARA Bojongsari Kota Depok, dimana sebagian pelaku usaha belum melakukan pencatatan transaksi secara sistematis, belum memisahkan keuangan usaha dan pribadi, serta belum memiliki alat ukur kesehatan keuangan usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesiapan kredit melalui pengembangan dan validasi Early Warning System (EWS) kesehatan keuangan UMKM berbasis rasio keuangan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan pendampingan melalui tahapan observasi, penyampaian materi, simulasi penggunaan instrumen EWS, pendampingan, dan evaluasi hasil. Kegiatan melibatkan 26 pelaku UMKM sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa instrumen EWS mampu membantu peserta melakukan identifikasi kondisi usaha secara lebih terstruktur. Rekapitulasi hasil menunjukkan sebanyak 23% peserta berada pada kategori sehat, 58% kategori cukup sehat, dan 19% kategori perlu pendampingan. Kegiatan ini juga mendorong peningkatan pemahaman pengelolaan keuangan dan kesiapan memperoleh akses pembiayaan secara lebih berkelanjutan.
References
Altman, E. I. (1968). Financial ratios, discriminant analysis and the prediction of corporate bankruptcy. The Journal of Finance, 23(4), 589–609. https://doi.org/10.2307/2978933
Asmedi, A., Hidayat, R., & Sari, D. P. (2021). Penerapan akuntansi sederhana dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan pada usaha mikro kecil dan menengah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer, 4(2), 95–104.
Beaver, W. H. (1966). Financial ratios as predictors of failure. Journal of Accounting Research, 4, 71–111. https://doi.org/10.2307/2490171
Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2019). Fundamentals of financial management (15th ed.). Cengage Learning.
Hasanah, U., Rahmawati, R., & Yuliana, I. (2022). Pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis SAK EMKM pada UMKM Jaringan Wirausaha (JAWARA) Bojongsari Kota Depok. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(2), 145–154.
Ikatan Akuntan Indonesia. (2018). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Ikatan Akuntan Indonesia.
Mulyadi. (2016). Sistem akuntansi (4th ed.). Salemba Empat.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). Financing SMEs and entrepreneurs 2023: An OECD scoreboard. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/8b4bc9ea-en
Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Ross, S. A., Westerfield, R. W., Jordan, B. D., Lim, J., & Tan, R. (2022). Fundamentals of corporate finance (13th ed.). McGraw-Hill Education.
Warren, C. S., Reeve, J. M., & Duchac, J. E. (2021). Accounting (28th ed.). Cengage Learning.
Widiyati, D., Prasetyo, H., & Kusuma, A. (2023). Peningkatan literasi keuangan melalui pelatihan pembukuan sederhana bagi pelaku UMKM. Jurnal Abdimas Indonesia, 3(1), 34–42.
World Bank. (2020). The COVID-19 pandemic and economic impacts on SMEs. World Bank. https://documents.worldbank.org/
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli is licensed under a